I (Don’t) Hate Monday (Anymore)

Anda menderita sindrom “I Hate Monday”? Saya juga… Malah sudah kronis sepertinya πŸ˜₯ Kalau dipikir-pikir, Hari Senin adalah hari pertama dalam sepekan, mustinya kan kita fully-charged ya? Tetapi mengapa malah kenyataannya kita aras-arasen ya? Saya sudah mencoba ‘menelaah’ hal ini dari waktu ke waktu, kemudian mencoba bangkit untuk mulai mencintai Hari Senin (setidaknya tidak membencinya) supaya body, mind, and soul dipenuhi oleh energi positif. Tetapi yah gitu deh, masih belum berhasil, mood masih fluktuatif, timbul tenggelam ngga jelas 😦

Hari ini, Senin, sambil ngesot mengumpulkan puing-puing niat dan semangat yang tercecer di mana-mana, saya klak-klik internet — Speedy Wi-Fi saya di rumahΒ  kan sudah hidup lagi 😎 Sampai akhirnya saya menemukan sebuah artikel yang pernah saya tulis sendiri di blog saya terdahulu mengenai tips untuk mulai mencintai Hari Senin 😯 Ngga percaya kalau saya pernah nulis sperti itu! Motivator gagal… Haha.. πŸ˜† Berikut copas-nya:

2015divider1

Janganlah kita membenci Hari Senin karena ia tidaklah bersalah. Kita lah yang terlambat meng-adjust mindset dari weekend ke workdays, sehingga terasa berat bagi kita dalam menjalani aktivitas di Hari Senin.

Berikut ini “6+1 tips mencintai Hari Senin” a la Laksmindra Fitria:

  1. Bangun lebih awal, gerakkan badan, lakukan stretching dan olah raga outdoor ringan untuk mendapatkan oksigen yang diperlukan oleh tubuh kita
  2. Sarapan dengan menu yang berkualitas dan membangkitkan selera, tidak sekedar kenyang tetapi juga harus sehat, segar, dan bugar
  3. Positive thinking bahwa banyak kebaikan dan keberuntungan untuk kita di Hari Senin. Ingatlah bahwa suri tauladan kita, yang mulia Nabi Muhammad SAW dilahirkan pada Hari Senin
  4. Kenakan busana dan perlengkapan favorit yang membuat kita merasa nyaman seharian, terutama pilih warna, bahan, dan aroma yang kita sukai
  5. Buatlah daftar target yang harus kita capai dan ucapkan terima kasih kepada diri sendiri (beriΒ reward kalau perlu) bila kita dapat memenuhinya
  6. Rencanakan acara yang menarik dengan orang yang kita sayangi, misalnya: makan siang bersama pasangan, berjalan-jalan dengan teman-teman
  7. Berpuasa untuk mendapatkan kedamaian, ketenangan, dan ketenteraman batin (optional)

Demikian, semoga bermanfaat.

Have a Nice Monday, Folks πŸ™‚

… from the desk of Miss L.
Wednesday, October 10, 2010

2015divider1

Wehh… Secara tertulis ternyata sudah diusahakan sejak empat tahun yang lalu! 😯 Dan belum ada hasil yang memuaskan? 😦 Baiklah, mari kita coba mulai laksanakan lagi HARI INI. Bismillah. Aamiin.

Salam,

2015ttd

[Repost] Hey Ladies, tolong pelajari dulu ya artinya…

Saya sedang memindah-mindah channel televisi, saat kemudian berhenti di sebuah stasiun yang tengah menayangkan acara sinetron. Scene yang ditampilkan ketika itu adalah kehidupan anak-anak berseragam sekolah di dalam area sekolahnya. Akan tetapi kegiatannya ngga jelas, bukan kegiatan belajar mengajar, tentunya. Lalu saya teringat akan sebuah kisah nyata yang sudah terjadi beberapa tahun yang lalu…

2015SinetronPutihAbuAbu copy

Saat itu saya masih bekerja di sebuah bimbingan belajar untuk siswa-siswi sekolah menengah. Suatu siang, pas jam istirahat, saya duduk-duduk di ruang tamu sambil ngobrol dengan beberapa siswa. Ada salah satu anak didik saya (perempuan) melintas di depan saya dan menyapa dengan santai, “Siang, Bu…”

Saya menoleh dan tersenyum kepadanya. Belum sempat menjawab salamnya, mata saya langsung terpaku pada pin besar yang disematkan di bagian atas deretan kancing blus seragam sekolahnya. Warnanya putih dengan tulisan merah mencolok: “fuck me!”

Saya buru-buru panggil anak itu sebelum dia pergi menjauh untuk berkumpul dengan teman-temannya di luar. Saya minta dia duduk di sebelah saya.

β€œEh cah ayu, pin-mu koq bagus to, beli di mana e?” sapa saya sambil memegang-megang pin-nya, β€œKamu tahu ngga e arti tulisan yang ada di pin itu?”

Dia menjawab, “Ngga tahu, Bu. Aku ngga pinter Bahasa Inggris. Apa sih artinya?”

Saya balik bertanya, “Kalau ngga tahu artinya kenapa ngga nyari tahu dulu artinya? Atau tanya ke teman-temanmu yang lain gitu? Mosok ya langsung dipake. Kalau ternyata artinya jelek gimana?”

Jawabnya, “Udah sih, Bu. Saya udah cari di kamus tapi ngga ada, ngga nemu artinya. Teman-teman juga ngga ada yang tahu. Lagian banyak koq Bu teman-temanku yang pake kayak gini. Emangnya kenapa e, Bu?”

Lalu saya coba jelaskan dari mana asal kata itu, siapa yang suka menggunakan kata itu, dan secara garis besar maksud kata itu.

Anak perempuan saya itu langsung terbelalak, kaget, campur malu, β€œ Hah? Yang bener, Bu? Haduuh, lha koq nggilani ya artinya? Emoh aah! Jadi ngeri…”

Lalu dia pun bergegas mencoba melepas pin-nya itu. Saking terburu-burunya, peniti yang ada di belakang pin tersebut lepas sehingga pin itu tidak mungkin bisa dipasang lagi. Dia kemudian membuangnya ke keranjang sampah di luar…

Whahahaa! πŸ˜†

Kisah yang ‘mengenaskan’ dari anak-anak remaja putri kita yang… Lugu? Polos? Bodoh? Sok tahu? Atau…?

Semoga kisah ini dapat memberikan hikmah kepada kita, para wanita, terutama para remaja putri, para kakak yang memiliki adik perempuan,Β  dan para ibu yang memiliki putri yang tengah beranjak dewasa… Tak hanya itu, siapapun, mari kita arahkan para remaja putri yang masih membutuhkan bantuan, tentunya dengan cara yang bisa mereka terima πŸ™‚

… from the desk of Miss L.
Saturday, May 9, 2009

2015ttd

Rekruitmen Asisten Praktikum Imunobiologi 2015

β€’Β Β  Β Bagi para asisten praktikum Fisiologi Hewan
(diutamakan para asisten junior untuk kepentingan regenerasi)
β€’Β Β  Β Bagi para mahasiswa non-asisten di Lab Fisiologi Hewan yang sudah lulus matakuliah Imunobiologi

Dibuka kesempatan untuk menjadi asisten praktikum Imunobiologi (BIO 40802) Semester Genap Tahun Akademik 2014/2015.

Pendaftaran ke bu Laksmindra: 02-16 Januari 2015

Kirim nama lengkap, NIM, alamat E-mail aktif, no hp, nilai akhir Fisiologi Hewan dan Imunobiologi ke: laksmindraf@ugm.ac.id, atau PM ke fb: Bu Laksmindra Fitria, atau SMS: 08164268399, atau WA: 087839214151, atau langsung menemui Bu Laksmindra di Lab Fisiologi Hewan untuk mengisi formulir pendaftaran yang telah disediakan.

Jumlah asisten yang akan diperbantukan dalam praktikum menunggu konfirmasi dari Kantor Akademik mengenai jumlah mahasiswa/praktikan yang akan mengambil matakuliah bersangkutan (setelah KRS-an).

Seperti halnya program“Early Birds for Animal Physiology labwork”, kami akan menyelenggarakan pelatihan calon asisten Imunobiologi dalam kegiatan: “Intensive Course for Immunobiology labwork”.

Demikian, atas perhatian dan kerja samanya kami ucapkan banyak terima kasih. Mohon bantuan untuk menyebarluaskan informasi ini kepada pihak-pihak yang membutuhkan.

Salam,

a.n. Tim Pengampu Imunobiologi

2015ttd

 

‘Hadiah Tahun Baru’ dari Telkom-Speedy

Sudah sepekan lebih internet di rumah kami modar. Ngga tahu sebabnya. Kejadian ini bukan pertama kalinya, karena pernah kejadian serupa beberapa waktu yang lalu: internet mati karena sinyal buruk akibat cuaca (hujan lebat berhari-hari). Pernah juga internet mati karena modem tersambar petir (entah bagaimana mekanismenya sampai bisa begitu). Lalu pernah juga internet mati karena kabel rusak, mulai dari dikrikiti tikus, terendam air, terlalu banyak sambungannya, dll.

Keberadaan internet di rumah kami punya sejarah, dengan plus minus dan permasalahan masing-masing, tetapi tetap satu sumbernya: Telkom. Kami mulai berlangganan sejak zaman TelkomNet Instan (dial-up) kemudian ganti Telkom Speedy Broadband (ADSL), dan generasi terkini udah ngga pake kabel lagi laah.. Wi-Fi donk 😎

Sudah lebih dari sepekan ini internet mati. Kami menduga penyebabnya adalah cuaca. Setelah dikonfirmasi ke hotline 147 ternyata jaringan baik-baik saja. Barangkali masalah kabel? Ternyata juga tidak. Bener-bener mati gaya dah! πŸ˜₯ Selama ngga ada internet di rumah, saya jadi ngga bisa berkunjung dan ‘bersosialisasi’ di dunia maya, dan terutama pertanian virtual saya (Hay Day dan Barn Story) jadi tersendat –Β ngga penting banget yah πŸ˜›

Urusan pekerjaan yang tak dapat diselesaikan di kampus karena keterbatasan waktu online biasanya saya bawa pulang sebagai PR. Ngenet di rumah bisa sampai jam berapa saja. Dengan adanya peristiwa ini sekarang saya jadi sering lembur di lab karena memanfaatkan fasilitas internet kampus. Sayangnya kenyamanan ini tak bertahan lama karena internet kampus yang kian lemot. Dulu satu jaringan yang masuk ke lab bisa di-share sampai empat komputer (menggunakan hub). Sekarang di-share dua saja yang satu ngga bisa konek. Harus satu komputer saja yang nyolok ke hub. Ngga bisa dua, apalagi empat. Jadi harus antri kalau mau online di lab. Koneksi lancar setelah jam kerja berakhir, yang berarti pulang lebih malam 😦 Seperti pada saat harus menyelesaikan SKP, saya nongkrong di lab sampai hampir jam 20.00 (empat jam sebelum deadline).

Sampai akhirnya Mas Beruang tersayang ngontak lagi ke Telkom untuk melaporkan bahwa internet kami masih belum beres. Tanggal 01 Januari 2015 yang berarti tanggal merah karena Tahun Baru, sekitar jam 14.30 seorang petugas Telkom datang ke rumah kami untuk memperbaiki intenet. Setelah di-check, di-uthek-uthek, dan entah diapakan lagi, ternyata ada kesalahan dalam instalasi hardware. Petugas yang dulu menginstal Wi-Fi ternyata menggunakan perangkat yang tidak tepat sehingga mengakibatkan alat crash dan kami harus menggantinya dengan piranti yang semestinya. Ini berarti uang lagi, padahal belum lama kami membeli alat Wi-Fi yang error itu. Hiks πŸ˜₯ Tetapi tidak apa-apa yang penting sekarang bisa eksis lagi di dunia maya. Hoho… Kreativitas dapat tumbuh dan berkembang tak dibatasi ruangt dan waktu :mrgreen:

Yang saya salut adalah petugas tetap memberikan pelayanan di hari libur Tahun Baru. Terima kasih, Telkom πŸ™‚ Sekarang saatnya kembali mengurusi ladang dan ternak πŸ˜†

Salam,

2015ttd

[Repost] Waktu dan Kita

2015jampasir

Waktu telah ada sebelum kita
berjalan sendiri membawa masa
hingga tiba saatnya kita ada.

Waktu tetap ada bersama kita
mengiringi kisah hidup suka dan lara
walau kehadirannya kadang tak kentara.

Waktu akan ada setelah kita
tetap melaju walau kita t’lah tiada
menjemput yang baru, meninggalkan yang lama.

Waktu tak ‘kan selamanya
suatu saat menjadi tiada
tetapi tak siapa bisa menduga bilamana.

Waktu tak ‘kan ke mana saat ada
tetap β€˜kan setia bersama kita
di depan, di samping, dan di belakang juga.

Waktu menjadi terlupa
tatkala kesibukan menyita
hingga tak sempat kita menyapanya.

Waktu menjadi ada lagi setelahnya
saat ia membangunkan kesadaran kita
bahwa sebuah batas t’lah ada di muka.

Waktu yang merana
kala kita mempersalahkannya
mengapa datang dan pergi begitu cepatnya.

Waktu yang berkuasa
ketika tekanan mulai melanda
dan kita bersimpuh memohon kepadanya.

Waktu lama bila kita tengah bosan dan berduka
dan waktu cepat bila kita bahagia dan bergelora
siapa yang mengatur siapa?

Jangan sampai kita terbelenggu olehnya
dan jangan sampai ia memperbudak kita
berjalan bersama, berkawan dengannya, itulah sebaiknya.

…from the desk of Miss L.
Monday, September 28, 2008

2015ttd

Catatan Akhir Tahun 2014: Bulan punya cerita

Tak sebanyak dan tak seindah Matahari punya cerita. Diawali dengan ceria, dipungkasi dengan sakit kepala 😦

Cerita dimulai dengan dinner sate kambing Sedan, dilanjutkan dengan dessert trio apple pie-choco mousse-sunflower bread dari Hani’s 😎 dan diakhiri dengan iringan bunyi mercon dan kembang api tengah malam yang amat sangat mengganggu sekali πŸ‘Ώ

Ini kampung padat penduduk, Bung. Kalau emang you-you cerdas, maen petasannya di lapangan terbuka sono, bukan di perempatan jalan!

Saya kebangun dengan terkaget-kaget dan ndhak bisa tidur lagi. Ayub-ayuben berhalusinasi mendengar suara Densus 88 beradu tembak dengan gerombolan teroris. Darr derr dorr! Meskipun dari tahun ke tahun kejadiannya seperti itu, tetapi saya tetap saja terganggu. Bagi saya, perayaan tahun baru dengan petasan adalah tidak pernah menarik sama sekali. Cuma bikin senewen. Lagipula tahun ini kita sedang berduka atas musibah jatuhnya pesawat terbang Air Asia QZ8501, lha koq orang-orang itu seperti tidak ada empati blas πŸ˜₯ Barangkali memang tidak cerdas. Yang jelas mereka tidak peka 😐

2015AirAsia

Dan saya lagi-lagi kehilangan momen pagi yang secara tak sengaja saya hilangkan sendiri. Beberapa waktu yang lalu telah menjadi fakta, sekarang berubah menjadi sekedar wacana. Ckck… 😦

Resolusi: Kuatkan niat demi kualitas hidup yang lebih baik: sehat, bugar, cantik, menarik, dan seksyehh… πŸ˜›

Salam,

2015ttd

tentang SKP, LKD, kredit kenaikan pangkat, dan entah apa lagi nanti

Kewajiban PNS (Pegawai Negeri Sipil) yang bekerja sebagai staf pendidik di perguruan tinggi (dosen) telah dirangkum dalam “Tri Dharma Perguruan Tinggi” sebagai tupoksi yang terdiri atas: (1) Pendidikan dan pengajaran; (2) Penelitian dan publikasi; dan (3) Pengabdian kepada masyarakat. Pelaksanaan tupoksi atau kinerja dinilai berdasarkan isian dalam SKP (Sasaran Kinerja Pegawai) — konon merupakan bahan penilaian yang dulu disebut sebagai DP3 (Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan alias rapor pegawai). Bagi dosen yang telah tersertifikasi, penilaian ditambah dengan isian dalam LKD (Laporan Kinerja Dosen). Sebagai PNS sebaiknya naik pangkat, di samping untuk memacu prestasi juga untuk mendapatkan tambahan gaji (baca: reward atas prestasi yang telah dicapai) demi menunjang kehidupannya. Prestasi dinilai dari kredit poin yang diperoleh dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi tadi dan sudah dirapatkan dan disetujui oleh tim/panitia PAK (Penilaian Angka Kredit).

Bukan saya tidak melaksanakan tupoksi sehingga SKP, LKD, dan angka kredit saya belum beres, tetapi kegiatan administratif mencatat daftar kegiatan dan menghitung kredit poin adalah hal yang menyita waktu dan membosankan 😦 Aturannya berubah-ubah, bukti-bukti yang diperlukan (SK, surat tugas, kontrak, sertifikat, piagam, dll.) juga tidak lengkap (kadang belum diterbitkan atau malah tidak ada), logbook-nya bertele-tele… dan satu lagi kendala terkini: internet lambat dan ngga selalu tersedia πŸ˜₯

Namun demikian, tetap ada hikmah dan nilai positif dari kegiatan administratif tersebut. Semua kegiatan menjadi terekam, bukti-bukti menjadi terkumpul, kesempatan berkarir menjadi lebih lapang, dan kehidupan menjadi lebih nyaman πŸ™‚

Barusan datang surat dari Bu Bos SDM yang memberitahukan bahwa batas akhir pengisian SKP adalah tanggal 31 Desember 2014 pukul 24.00. HARI INI! Ouhlalaa.. 😯 Baiklah mari kita mengisi SKP mumpung masih di kantor. Di rumah ngga ada internet dan rumah bukanlah tempat bekerja. Kan ceritanya mau memisahkan antara kehidupan personal, profesional, dan sosial? Gimana seh… Ok deh 😎

Resolusi: Catat kegiatan segera setelah dilakukan, kumpulkan bukti-bukti yang diperlukan. Hitung kredit poin biar segera bisa naik pangkat.

Salam,

2015ttd

Catatan Akhir Tahun 2014: Matahari punya cerita

Hari ini, Kamis Wage tanggal 31 Desember, adalah hari terakhir di tahun 2014, sekaligus hari terakhir masuk kantor sebelum masuk lagi pada hari Jumat Legi tanggal 02 Januari 2015. Sebenarnya bukan hari terakhir ngantor ding karena besok pagi, hari Kamis Kliwon tanggal 01 Januari 2015 saya masih masuk untuk beberes. Jadi, resminya besok libur tapi saya engga karena ada urusan pribadi, gitu deh keterangannya πŸ™‚
Resolusi-1: Libur kalau bisa ya libur, supaya pikiran lebih seger pas masuk lagi.

Banyak yang harus saya benahi pada akhir tahun ini. Ngga cuma barang-barang di rumah dan di kantor, urusan rumah tangga dan pekerjaan, tetapi juga hal-hal yang ngga nampak dan ngga perlu dijelaskan di sini. Haha πŸ˜› Sebenarnya bebenah ngga harus di akhir tahun juga sih, tetapi momen akhir tahun koq pas banget gitu, menjadi semacam acara tutup buku dan membuka lembaran baru di tahun 2015… Ciee πŸ˜†
Resolusi-2: Bebenah setiap saat, ngga usah menunggu sampai menumpuk.

Kegiatan hari ini dimulai dengan setor soal UAS Endokrinologi (BIO 40803) dan Fisiologi Hewan (BIO 40801). Meski mepet banget sama deadline yang ditetapkan oleh Kantor Akademik tetapi alhamdulillah beres. Status deadliner masih berjaya, mahkota masih di kepala. Ckck.. 😐 Kedua matakuliah tersebut diampu oleh team teaching, jadi harus kompilasi, konfirmasi, dan verifikasi. Ada plus minus dan suka dukanya bekerja dalam tim, tar saya jelasin di lain kesempatan saja. Masih dalam rangka setor soal, ternyata masih ada tanggungan matakuliah Karsinologi (BIO 41104). Saya kerjakan pas jaga UAS saja lah πŸ˜› Oiya semester ini kan ‘farewell party’ untuk my lovely Callinectes sapidus. Hiks πŸ˜₯ Ngga apa-apa lah daripada mengecewakan lagi, lebih baik selesai sampai di sini.
Resolusi-3: Nyicil bikin soal segera setelah selesai mengajar (jadi bank soal) dan mengajar dengan baik sesuai jadwal, jangan sampai kosong.

Agenda berikutnya adalah bebenah lab. Ada sepuluh target yang sudah saya catat menjadi agenda Housecleaning. Hari ini nyelesain satu atau dua saja dulu. Kerjanya tar setelah jam kerja biar grubyak-grubyuk-nya ngga menarik perhatian. Kadang saya lebih suka bekerja sendiri daripada dibantuin. Setelah selesai baru bebenah ruang pribadi. Ada dua ruang dan kondisi keduanya ibarat Titanic setelah tenggelam: porak poranda! 😳
Resolusi-4: Bebenah setiap saat, ngga usah menunggu sampai berantakan apalagi sampai ancur.

Agenda berikutnya adalah memperbarui password untuk semua hal yang membutuhkan login-logut. Selanjutnya mempersiapkan blog baru untuk tahun 2015. Ya, BLOG INI! πŸ˜€ Bismillah, semoga berjalan lancar, terus menulis di sini, baik tulisan pribadi maupun pengumumam profesional, dan bisa memisahkan keduanya. Blog ini memang saya desain untuk dua hal berbeda: personal dan profesional. Tampak menyatu tetapi tetap terpisah. Lihat apa yang bakal terjadi nanti πŸ™„
Resolusi-5: Tulis yang Anda kerjakan, tulis yang Anda rasakan, tulis yang ingin Anda bagikan.

Sambil mendesain blog, saya kedatangan tamu. Seorang ‘teman lama’ yang hampir selalu saya kecewakan 😦 Saya jadi malu sama beliau dan enggan berkomunikasi. Terakhir bertemu sekitar satu tahun yang lalu. Hari ini beliau menyempatkan diri datang jauh-jauh untuk minta bantuan saya… lagi! 😯 Ternyata beliau masih memberi kesempatan kepada saya meskipun saya pernah mengecewakan beliau. Alhamdulillah. Semoga beliau mendapat ganjaran atas kebaikannya. Berkat beliau saya jadi dapet job untuk Januari-April 2015 πŸ˜€ Alhamdulillah lagiii…
Resolusi-6: Gunakan kesempatan kali ini sebaik-baiknya untuk ‘membayar hutang’ kekecewaan beliau di masa lalu.

Tenggelam dalam kesibukan hari ini, saya baru ingat kalau belum ada padatan sedikit pun yang masuk ke dalam perut saya sejak tadi pagi. Bangun tidur minum segelas air putih dan secangkir kupi item, tanpa sarapan lalu berangkat ke kampus. Sampai saat ini belum makan snack, belum makan siang, hanya secangkir kupi ginseng dan segelas air putih. *Fluid-feeder mode on* Kalau begini caranya saya bisa CLBK (cerita lama berulang kembali) jadi gendhut lagi dan sakit-sakitan. Oh no! πŸ˜₯
Resolusi-7: Perbaiki pola makan, dan juga pola hidup. Olah raga lagi secara rutin.

Demikianlah tujuh kisah “matahari punya cerita”. Sekarang saya mau rehat dulu untuk merealisasikan beberapa dari tujuh kisah tadi. Realisasi berjalan sepanjang tahun ini dan insya Allah seterusnya. Aamiin.

Selamat Tahun Baru.
Hidup Baru. Blog baru. Semangat baru.
365 hari lagi dan kembali countdown to zero

Salam,

2015ttd